Sabtu, 04 Mei 2013

Masalah pada pengisian Jumlah Jam Mengajar (JJM) Pada info PTK Dapodik


Masalah pada pengisian Jumlah Jam Mengajar (JJM) yang belum sesuai 24 jam, JJM tidak linier pada aplikasi Dapodik atau pun data NUPTK dan PTK menjadi masalah yang membingungkan bagi banyak guru. Bagi guru atau Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) yang telah melakukan pengecekan data guru di data pokok pendidikan (Dapodik) pasti sudah tahu apa itu JJM. Pengecekan secara online melalui website P2TK Dikdas ini untuk memastikan data guru yang sudah terkirim valid atau masih ada kesalahan. Data biasanya diinput dan dikirim sendiri oleh operator sekolah masing-masing melalui Aplikasi Pendataan Pendidikan ke server pusat Dapodik secara online. Kebanyakan permasalahan terkait JJM Linier yaitu, saat dicek di P2TK JJM Liniernya 0 (nol), itu bisa terjadi karena guru atau PTK yang bersangkutan belum sertifikasi, sehingga data nomor 17 yaitu Kode Bidang Studi Sertifikasi fatal, dan JJM Linier pun juga akan 0 (nol).Penyebab lainnya adalah guru tersebut sudah sertifikasi namun mengajar bidang studi yang bukan bidang studi sertifikasinya, misalnya anda mengajar PKn padahal bidang studi sertifikasi anda adalah IPS, maka pada JJM Linier datanya nol atau kosong. Berikut ini akan dikupas lebih mendalam mengenai pengertian JJM pada pengisian data Dapodik.

Jumlah Jam Mengajar atau JJM terbagi dalam 3 kategori, yaitu :

1. JJM adalah Jumlah Jam Mengajar, data ini berasal dari jumlah jam yang kita masukkan dalam aplikasi pendataan bagian pembagian rombongan belajar.
2. JJM KTSP adalah Jumlah Jam Mengajar kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Jam mengajar dihitung sesuai dengan batasan maksimal kurikulum KTSP.
3. JJM Linier adalah Jam Mengajar yang dibatasi KTSP, yang dihitung sesuai dengan kode sertifikasi yang dimilikinya. (Contoh: Guru Sertifikasi Bidang Studinya Guru Penjas, tetapi mengajar Guru Kelas, itu di P2TK Dikdas tidak dihitung jam mengajarnya atau 0).

Contoh JJM belum sesuai guru SMP bidang studi IPS karena banyak mengajar mapel diluar bidang studi sertifikasinya IPS (kode 100)


 Untuk anda guru SD dan MI, alokasi waktu KTSP diatur dalam Permendiknas No.22 Thn 2006 sebagaimana berikut :
 Kelas 1= 26+4=30 jangan lebih dari jumlah yg tercantum
 Kelas 2= 27+4=31 jangan lebih dari jumlah yg tercantum
 Kelas 3= 28+4=32 jangan lebih dari jumlah yg tercantum
 Kelas 456= 32+4=36 jangan lebih dari jumlah yg tercantum

Contoh Kelas 1:
 Guru Kelas 24 Jam
 Agama 2 Jam
 Penjas 2 Jam
 Mulok 2 Jam
 Jumlah 30 Jam/Minggu
 B.Inggris tdk termasuk/abaikan saja di kurikulum tdk ada mata Pelajaran tersebut

Contoh Kelas 2:
 Guru Kelas 24 Jam
 Agama 3 Jam
 Penjas 2 Jam
 Mulok 2 Jam
 Jumlah 31 Jam/Minggu
 B.Inggris tdk termasuk/abaikan saja di kurikulum tdk ada mata Pelajaran tersebut

Contoh Kelas 3:
 Guru Kelas 24 Jam
 Agama 3 Jam
 Penjas 3 Jam
 Mulok 2 Jam
 Jumlah 32 Jam/Minggu
 B.Inggris tdk termasuk/abaikan saja di kurikulum tdk ada mata Pelajaran tersebut

Contoh Kelas 456:
 Guru Kelas 25 Jam
 Agama 3 Jam
 Penjas 4 Jam
 Mulok 2 Jam
 B.Inggris 2 Jam
 Jumlah 36 Jam/Minggu
 B.Inggris bisa masuk walaupun tdk ada dalam Kurikulum di kelas 456, yang terpenting 36 jam/minggu terpenuhi.

 Untuk Kepala Sekolah atau Wakasek, berhak mendapatkan JJM Linier 18 dari tugas tambahan sebagai sebagai Kepala Sekolah. Agar JJM Liniernya minimal 24 jam tercapai sebagai syarat mendapat Tunjangan Sertifikasi, maka 6 Jam tambahannya ditambahkan dari jam mengajar sesuai kode sertifikasinya. Misalnya jika guru kelas, maka tambahan 6 jam itu adalah 2 Jam di kelas 4, 5, dan 6 yang diisikan di pembagian rombongan belajar (rombel) pada Aplikasi Pendataan Dapodik. Mapping rombel Kepsek/Wakasek harus pada kelas tinggi yaitu kelas 4, 5 dan 6. Sangat disarankan untuk Kepala Sekolah/Wakasek lebih baik mengajar bidang studi PKn. Dari banyak contoh kasus, bidang studi ini dipastikan linier.



 Yang perlu diingat dan diperhatikan adalah :
 1. Jangan isikan data Kepsek/Wakaseks di mapping rombel dengan mata pelajaran Guru Kelas SD/MI, tapi harus mata pelajaran sesuai yang diajarkan karena rombel akan menjadi tidak normal atau JJM akan berlipat ganda.
 2. Jangan isikan data Kepsek/Wakasek dengan mapel Mulok karena mapel Mulok banyak ragamnya.
 3. Jangan isikan data Kepsek/Wakasek dengan mapel PAI atau Penjaskes kerena mapel tsb khusus untuk guru sertifikasi mapel tersebut.

Pengertian Rombel Normal dan Tidak Normal dan Jumlah Jam Mengajarnya adalah sebagai berikut :

 Rombel atau rombongan belajar adalah tempat pertemuan antara siswa dan guru, sehingga sebuah rombel dianggap sah sebagai sebuah rombel jika memiliki siswa minimal 20 orang dan adanya guru yang mengajar. Agar guru dapat terhitung jumlah jam mengajarnya maka guru harus dimapping kedalam rombel dan ditentukan mata pelajaran yang diajarkan pada kelas (rombel) tersebut.

 Normal tidaknya pengaturan Rombel dipengaruhi oleh 2 hal :
 1. Jumlah total jam mengajar yang melebihi ketentuan (JJM KTSP + 4 Jam)
 2. Mata pelajaran yang sama diajarkan lebih dari 1 guru di rombel tersebut.

 Kemudian isikan juga jumlah jam mengajar guru tersebut selama seminggu. Pastikan JJM Pada SK mengajar & pengisian JJM di aplikasi harus sama. Pengentrian data yang tidak berdasarkan SK yang sah akan menjadi tanggung jawab operator.

Beberapa pertanyaan seputar JJM dan jawabannya dari P2TK Dikdas :

 ( Kasus-1 )
 Pertanyaan: "Kenapa Data "Total JJM Sesuai" saya tidak sama dengan yang diinput via Dapodik ??"
 Jawaban: Berikut penjelasannya:
 (1) Data yg kami ambil menggunakan data input semester 1 tahun 2012
 (2) Data JJM ada 3 jenis JJM (inputan sekolah), JJM KTSP (JJM terinput dgn batasan maksimal KTSP), dan JJM Sesuai/Linier (JJM yg dibatasi KTSP, yang sesuai dengan sertifikasinya)
 3) Contoh perhitungan: Jika seorang Guru mengajar pelajaran Guru Kelas SD (kelas 1) diinput mengajar 30 jam, menurut KTSP 26 jam. Maka JJMnya dianggap 26 jam, jika sertifikasinya Guru SD. Jika belum sertifikasi atau sertifikasinya selain Guru Kelas SD, maka JJM liniernya dianggap 0.

 ( Kasus-2 )
 Pertanyaan: "Jumlah Jam mengajar saya kosong terus/salah"
 Jawaban: Data mengajar ada di modul rombel di Aplikasi Pendataan. Mohon update data tsb. Khusus untuk kepala sekolah, diambil data jam tugas tambahan dari jabatan PTK di kolom jabatan. Untuk jabatan lainnya sementara ini kami ambil dari daftar PTK Terdaftar, yang muncul pada saat penambahan PTK di kolom tugas ptk.

 ( Kasus-3)
 Pertanyaan:
 Saya guru IPS di SMP Negeri 1 Sigaluh Kab Banjarnegara Jateng mohon penjelasan:
 1. Apakah boleh pengajaran IPS secara Team Teaching? Karena di sekolah saya kelebihan guru IPS. Jumlah guru IPS ada 5 dengan jumlah rombel 18.Kalau tidak boleh berarti semua guru akan kekurangan jam mengajar.
 2. Di sekolah saya JJ IPS 6 jam perminggu sedangkan JJM KTSP 4 jam, apakah kalau saya memasukkan JJM 6 perminggu JJM Linear akan keluar 6 jam perminggu juga?
 Jawaban :
 Keduanya boleh saja tapi tidak menjamin jamnya diakui atau tidak. Opsi ke-2 lebih tepat karena KTSP memperbolehkan penambahan jam maksimal 4 jam (JJM KTSP+4jam), dengan demikian jika pada JJM diinput 6 jam maka pada JJM Linier akan keluar 6 jam.

 Itu saja sedikit informasi mengenai Pengertian JJM KTSP Linier dan Cara Pengisian Data JJM di Dapodik yang bisa saya sampaikan. Mudah-mudahan dari pengalaman dan contoh kasus yang ada bisa membuat kita semua lebih memahami tentang JJM KTSP Lin

diambil dari Irfan http://www.rayhanzhampiet.com/2013/04/Pengertian-JJM-KTSP-Linier-dan-Cara-Pengisian-Data-JJM-di-Dapodik.html#ixzz2RiwUDMb9

Rabu, 13 Februari 2013

Download Buku BSE

 

Kali ini Blog N@da ingin menyajikan sebuah Buku  yang biasa digunakan disekolah-sekolah
Buku adalah sebuah media penyambung ilmu yang efektif bagi pembacanya,
banyak sekali manfaat yang terkandung jika membaca buku, selain menambah pengetahuan juga memberikan kesenangan tersendiri (optional)
Namun entah mengapa minat membaca buku di negara ini masih sangat kurang, padahal dengan membaca buku maka satu ‘ilmu’ didapatkan
Bagi saya pribadi, selain memberikan ilmu buku juga mengajarkan banyak kebijakan (optional)
“Bacalah satu buku, maka akan bertambah ‘bijak’ dan mendapat ‘satu’ ilmu”
langsung aja deh ke linknya gratis ko buat temen-temen ingin mendownloadnya  tap sebelum temen-temen harus daftar terlebih dahulu dan langkah-langkah yang temen-temen harus isi :
1. Nama
2. Email
3. Profesi
4. Propinsi
5. Kota
6. Username
7. Password
8. Konfirmasi Password dan terakhir masukan kata kunci Klik "Daftar

Kamis, 07 Februari 2013

Efek Kembang Api Pada Blog

Kali ini Blog N@da mengupdate posting dari blog trik dan tips bagaimana cara membuat animasi yang menarik dan juga bisa menjadi inspirasi buat teman-teman blogger lainnya. Animasi yang akan kita buat yaitu efek kembang api pada blog. Jika temen-temen tertarik bagaimana tampilan dari animasi ini silahkan coba langkahnya dibawah ini:
1. Login ke blogger
2. Masuk ke Rancangan -- Edit HTML
3. Carilah kode </body>
4. Paste kode dibawah ini diatas kode </body>
<script language="javascript" src="https://blogtrikdantips-blogspot.googlecode.com/files/fireworks1.js"></script>
5. Simpan template temen-temen dan lihat hasilnya

Jika 
temen-temen ingin membuat efek kembang api yang berbeda bisa dilihat langkahnya dibawah ini:

1. Login ke blogger
2. Masuk ke Rancangan -- Elemen Laman
3. Tambahkan Gadjet lalu pilih HTML/Javascript
4. Masukkan kode dibawah ini:
<div style="position: fixed; bottom: 0px; right: 2px;"><br /><embed pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" width="160" height="600" title="grab this widget @ widgetindex.blogspot" src="http://5433001315082274311-a-1802744773732722657-s-sites.googlegroups.com/site/widgetindex/fireworks.swf" wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash" quality="high"></embed></div>
5. Simpan gadjet sobat dan lihat hasilnya

Selamat mencoba!


Selasa, 05 Februari 2013

Mudahnya Merangking Nilai dengan Excel

Qothrunada Nasywa
Sebagai seorang guru tidak lepas dari yang namanya anak didik... Selain memberikan materi pelajaran, seorang guru juga dituntut untuk menganalisa proses yang telah dilakukan dan melaporkannya dalam bentuk nilai. Dalam kurikulum KTSP guru dituntut untuk mengurutkan nilai siswa berdasarkan nilai tertinggi yang diperoleh oleh siswa. Bagi sebagian guru, mengurutkan atau merangking terkadang terasa menyulitkan, akan tetapi dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Excel semuanya bisa menjadi mudah. Berikut ini langkah-langkah simple yang penulis susun dengan anggapan bahwa nilai siswa tersebut sudah disimpan dalam excel.

1. Buka file excel nilai siswa

2. Letakkan kursor pada cell rangking seperti contoh gambar berikut


3. Ketik =RANK(

4. Klik Cell nilai siswa yang akan di ranking


5. Ketik pembatas statment-nya (bisa , atau ;  tergantung settingan
komputer) dalam gambar berikut menggunakan ;

6.  Blok seluruh nilai siswa dari siswa pertama sampai siswa terakhir di kelas tersebut, contoh pada gambar


7. Tekan tombol F4 yang ada pada keyboard, sehingga range yang telah kita blok tadi menjadi ABSOLUT dan ditandai dengan simbol $ pada cell-cellnya.


8. Ketik pembatas statment-nya, sebagaimana point 5.

9. Ketik angka 0 (nol) agar nilai siswa yang tinggi menjadi peringkat 1 (satu) dan seterusnya. (nilai 1 (satu) untuk kebalikannya).



10. Ketik kurung tutup dan tekan tombol enter.

11. Klik dan Tarik cell rangking siswa pertama sampai ke siswa terakhir dalam satu kelas tersebut.



Mudah-mudahan langkah simple ini bisa membantu Bapak/Ibu guru dalam merangking siswa-siswinya perlokal. Mudah-mudahan bermanfaat. Amin

Info H@ji dan Umroh

Qothrunada Nasywa
Curhat dulu ya...kemarin saya diminta tolong suruh ngecek pemberangkatan haji temen satu kantor terus aku cari-cari di Om Google... alhamdulillah sih ketemu, terus aku mencoba berbagi untuk temen2 biar tidak terlalu sulit deh! dan para sobat yang pengen tahu perkiraan kapan kita atau orang tua kita berangkat haji! nih alamatnya Haji dan Umroh, cara nya mudah ko
1. kita ketik nomor porsinya
2. kemudian tanggal lahir
3. dan yang terakhir arahkan ke submit deh...
selamat mencoba ya... mudah2n informasi ini bisa bermanfaat ..amien

Senin, 04 Februari 2013

Qibla Loc@tor


Menghadap kiblat adalah salah satu syarat dari 9 syarat shalat. Shalat tidak akan sah kecuali jika kita memenuhi syarat-syarat, rukun-rukun dan hal-hal yang wajib ada padanya serta menghindari hal-hal yang akan membatalkannya.
Adapun 9 syarat-syaratnya tersebut:
1. Islam,
2. Berakal,
3. Tamyiz (dapat membedakan antara sesuatu yang baik dan yang buruk),
4. Menghilangkan hadats (besar/kecil)
5. Menghilangkan najis,
6. Menutup aurat,
7. Masuknya waktu,
8. Menghadap kiblat,
9. Niat.
Secara bahasa, syuruuth (syarat-syarat) adalah bentuk jamak dari kata syarth yang mengandung makna alamat. Sedangkan menurut istilah adalah apa-apa yang ketiadaannya menyebabkan ketidakadaan (tidak sah), tetapi adanya tidak mengharuskan (sesuatu itu) ada (sah). Contohnya, jika tidak ada thaharah (kesucian) maka shalat tidak ada (yakni tidak sah), tetapi adanya thaharah tidak berarti adanya shalat (belum memastikan sahnya shalat, karena masih harus memenuhi syarat-syarat yang lainnya, rukun-rukun shalatnya, hal-hal yang wajibnya dan menghindari hal-hal yang membatalkannya.

Secara praktis dan cepat, arah kiblat dapat ditentukan/dibantu menggunakan web(internet). Buka browser dan arahkan situs ke http://www.qiblalocator.com. Jika website tersebut sudah nampak, tekan dan geser (drag) kursor ke arah (kota/lokasi) yang kita kehendaki. Bujur. lintang, arah dan jarak akan secara otomatis menghitung dan tampil dilayar (lihat gambar). Sudahkah Anda shalat? selamat mencoba qiblatlocator!

Simulasi Deposito dan Tabungan rencana

    
Kali ini Blog N@da juga mencoba berbagi informasi bagaimana cara kita mengelola keuangan, karena seperti yang kita tahu kebutuhan kita semakin hari semakin bertambah apalagi masalah pendidikan anak,Treasure kesehatan dll. maka dari hal itu kita langsung ke TKP!
Simulasi ini untuk deposito berjangka secara umum. Asumsi dalam simulasi ini adalah:
  • deposito dengan jangka waktu 1 bulan
  • deposito diperpanjang secara otomatis dengan ARO (Automatic Roll Over) pada saat jatuh tempo tanpa mengganti bilyet
  • bunga deposito dimasukkan ke dalam nominal pokok pada periode selanjutnya
Silakan masukkan angka-angka yang sesuai dengan kolom-kolom berikut. Tekan tombol kalukasi untuk mensimulasikan nilai deposito anda setelah beberapa tahun.


Pendidik@n yang menyenangk@n


Qothrunada Nasywa
Sebagai Orang tua Pendidikan untuk anak-anaknya adalah sebuah kewajiban yang harus dipenuhi sebagaimana hak anak untuk mendapatkan pendidikan. dan kali ini Blog N@da ingin berbagi sebuah artikel yang pernah diunggah disebuah blog, persisinya saya lupa nama blognya dan mudah-mudahan tetap tidak mengurangi rasa hormat saya sebagai pemula blog, langsung kepermasalahan aja yah!
Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik(koordinasi motorik halus dan kasar), kecerdasan (daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual), sosio emosional (sikap dan perilaku serta agama) bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.
Ada dua tujuan diselenggarakannya pendidikan anak usia dini yaitu:
  • Tujuan utama: untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar serta mengarungi kehidupan pada masa dewasa.
  • Tujuan penyerta: untuk membantu menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar (akademik) di sekolah.
Rentangan anak usia dini menurut Pasal 28 UU Sisdiknas No.20/2003 ayat 1 adalah 0-6 tahun. Sementara menurut kajian rumpun keilmuan PAUD dan penyelenggaraannya di beberapa negara, PAUD dilaksanakan sejak usia 0-8 tahun.
Ruang Lingkup Pendidikan Anak Usia Dini
  • Infant (0-1 tahun)
  • Toddler (2-3 tahun)
  • Preschool/ Kindergarten children (3-6 tahun)
  • Early Primary School (SD Kelas Awal) (6-8 tahun)

Arti anak

Qothrunada Nasywa
Definisi Anak
Berbicara tentang Anak saat ini seperti tidak ada habis-habisnya, mala saya rasa semakin menarik karena di balik itu semua terdapat fakta-fakta menarik tentang permasalahan anak.
Secara umum dikatakan anak adalah seorang yang dilahirkan dari perkawinan antara seorang perempuan dengan seorang laki-laki
dengan tidak menyangkut bahwa seseorang yang dilahirkan oleh wanita meskipun tidak pernah melakukan pernikahan tetap dikatakan anak
 Anak juga merupakan cikal bakal lahirnya suatu generasi baru yang merupakan penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber daya manusia bagi pembangunan nasional. continue

Download Rpp Berkarakter Gratis Tahun 2013

Blog N@da
Kali ini Blog N@da mencoba untuk berbagi info untuk guru-guru/para tenaga pengajar Berikut saya akan menampilkan link download RPP dan SILABUS SD / MI Lengkap (Berkarakter), mungkin hal ini saya lakukan untuk membantu para tenaga pengajar/guru, link ini saya gabung dari semua pencarian baik dari google, bing, yahoo dan sebagainya. semoga bisa membantu.. dan tidak lupa saya ucapkan untuk kunjungan anda...


RPP Tematik Kelas 1 SD Bekarakter
Silabus Tematik Kelas 1 SD Berkarakter
RPP TEMATIK BERKARAKER SD KELAS 2
SILABUS TEMATIK Berkarakter  KELAS DUA
RPP TEMATIK BERKARAKTER KELAS 3 SD
SILABUS TEMATIK BERKARAKTER KELAS 3 SD
Berikut RPP Berkarakter Kelas 4 SD/MI 
 Silabus Berkarakter Kelas 4 SD/MI
RPP Berkarakter Kelas 5 SD
 Silabus Berkarakter Kelas 5 SD
RPP Berkarakter Kelas 6 SD
 Silabus Berkarakter Kelas 6 SD
RPP Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD
Silabus Bahasa Inggris Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD
RPP PAI Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD
Silabus PAI Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD
RPP PENJAS / PJOK Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD
Silabus PENJAS / PJOK Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD
RPP SENI BUDAYA / SBK Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD
Silabus SENI BUDAYA / SBK Berkarakter Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD
PROGRAM SEMESTER KELAS 1
Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 1 Semester 1
Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 1 Semester 2

PROGRAM SEMESTER KELAS 2
Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 2 Semester 1
Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 2 Semester 2

PROGRAM SEMESTER KELAS 3
Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 3 Semester 1
Program Pembelajaran Dan Matrik Hubungan Kompetensi Kelas 3 Semester 2

PROGRAM SEMESTER KELAS 4
Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 4 Semester 1
Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 4 Semester 2

PROGRAM SEMESTER KELAS 5
Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 5 Semester 1
Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 5 Semester 2

PROGRAM SEMESTER KELAS 6
Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 6 Semester 1
Program Pembelajaran / Program Semester Kelas 6 Semester 2

PROGRAM SEMESTER BAHASA INGGRIS
Program Pembelajaran / Program Semester Bahasa Inggris Semester 1
Program Pembelajaran / Program Semester Bahasa Inggris Semester 2

PROGRAM SEMESTER PAI
Program Pembelajaran / Program Semester PAI Semester 1
Program Pembelajaran / Program Semester PAI Semester 2

PROGRAM SEMESTER PENJASKES / PJOK
Program Pembelajaran / Program Semester Penjas / PJOK Semester 1
Program Pembelajaran / Program Semester Penjas / PJOK Semester 2

Berikut Beberapa Contoh Program Semester dan Program Tahunan Untuk Sekola Dasar 
DOWNLOAOD PROGRAM SEMESTER SD
Kelas 1
Kelas 2
Kelas 3
Kelas 4
Kelas 5
Kelas 6
Promes lainnya Kelas 2 (PKN, B.IND, MTM, IPA, IPS, SBK)

PROGRAM TAHUNAN SD
Kelas 1 (Tematik)
Kelas 2 (Tematik)
Kelas 3 (Tematik)

Kelas 4-6
PAI
PKN
B. INDO
IPA
IPS
MTM
SBK
TIK
PROTA KELAS 6

DOWNLOAD JUGA RPP SBK – SD  KLS. 3-6
Kelas 3  *Semester 1* —- *Semester 2*
Kelas 4  *Semester 1* —- *Semester 2*
Kelas 5  *Semester 1* —- *Semester 2*
Kelas 6  *Semester 1* —- *Semester 2*

KKM KELAS 1
  1. KKM KELAS 2
  2. KKM KELAS 3
  3. KKM KELAS 4
  4. KKM KELAS 5
  5. KKM KELAS 6
  6. KKM PENDIDIKAN AGAMA
  7. KKM BAHASA INGGRIS
  8. KKM BAHASA SUNDA